| PUISI INDAH DARI RENDRA |
| Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku, bahwa sesungguhnya ini hanya titipan Bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku hanya titipan Nya, bahwa hartaku hanya titipan Nya Tetapi, mengapa aku tidak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku? Untuk apa Dia menitipkan ini padaku? Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini? Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah, Ketika aku berdoa, kuminta titipan yg cocok dengan hawa nafsuku, Seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk WS Rendra |
March 14, 2007







December 26th, 2009 at 13:35
bagus banget motivasinya seperti pengalamanku yang terukir, dan kini harus kembali perlahan untuk memperbaiki, tak juah beda dari puisi ini…
ya rabb…aku ingan kembali….