Hati-hati Kirim Resume di Internet

on

Situs-situs yang menyediakan lowongan pekerjaan beredar luas akhir-akhir ini. Membanggakan memang kalau daftar riwayat hidup atau resume kita yang super lengkap, beredar di Internet dan dibaca puluhan bahkan mungkin ratusan perusahaan top yang memang sedang mencari karyawan.

Hingga akhirnya, berkat Internet, kita ‘dilirik’ perusahaan impian kita. Tapi hati-hati! Tak hanya mereka (perusahaan-red) yang mampu membaca resume kita di Internet. Sang pencuri identitas, sales hingga spammer pun turut ambil bagian dalam hal ini.

Di satu sisi, mengedarkan resume diri di Internet adalah hal menjanjikan dan menguntungkan. Di sisi lain, tak sedikit resiko yang mengancam para pemilik resume tersebut. Ini dia risiko yang perlu dicermati.

1. Bagaimana jika bos besar Anda membaca resume Anda di Internet?
Kemungkinan terbaik, bos hanya memanggil dan meminta motivasi soal ‘kehadiran’ resume Anda di Internet. Kemungkinan terburuk, tidak menutup kemungkinan Anda akan dipecat karena dianggap tidak loyal pada perusahaan. Masalah lain juga akan bergulir ketika siapa saja yang berada perusahaan baru tempat Anda bekerja melihat resume Anda di Internet dan melaporkannya ke atasan Anda. Bisa-bisa Anda bakal dipecat dari perusahaan tersebut.

2. Waspadai pencurian identitas
Jelas, dalam resume kita pasti menyebutkan identitas mulai dari nama lengkap, alamat rumah, e-mail hingga nomor telepon. Identitas penting itu bisa saja dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kalau di negeri Paman Sam sana, pencurian identitas atau yang lebih dikenal dengan phishing, adalah kejahatan nomor satu. Di Amerika, seperti dilansir job-hunt, ada larangan tentang pencantuman Social Security Number (SSN), tapi di Indonesia, lebih baik Anda menghindari pencantuman nomor KTP (kartu tanda penduduk) atau SIM (surat ijin mengemudi). Hal ini demi menghindari dicurinya data Anda.

3. Inbox dibanjiri dengan e-mail sampah
Tak sulit untuk mendapatkan resume seseorang di Internet. Jika resume tersebut dibaca pihak lain, semisal sales, bersiap-siaplah bahwa e-mail Anda akan dipenuhi hal-hal yang tidak berguna. Pencantuman alamat e-mail dalam resume yang terbuka bebas hanya akan mengundang para penjual online untuk datang dan memenuhi inbox dengan e-mail ‘sampah’ (junk). Parahnya, mereka bisa saja tak segan-segan menelepon Anda untuk menawarkan barang dagangannya, bahkan disaat Anda sedang menikmati waktu bersama keluarga tercinta.

Jadi, silakan mengkaji ulang sebelum benar-benar menyebarkan resume Anda di dunia maya, kecuali Anda adalah seorang pengganguran yang butuh kerja cepat dan terpaksa menempuh cara ini supaya lebih irit dan lebih efisien dengan resiko e-mail Anda di flooding dan identitas anda dicuri.

Sumber: Detik Portal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s