Dialek Melayu Makassar

Bahasa tempatan di Provinsi Sulawesi Selatan sebenarnya cukup banyak dan sangat berbeda satu sama lain. Diantaranya Bahasa Makassar (ditutur Puak Makassar mereka asalnya di kota Makasssar, Sunnguminasa/Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai); lalu Bahasa Bugis (dituturkan puak Bugis yang berasal dari Maros, Pangkep, Barru, Sidrap, Pinrang, Pare-pare, Enrekang, Mamuju, Bone). Lalu masih ada Puak Mandar dan Puak Toraja. Justru karena itulah maka di kota Makassar sekarang yang dominan justru bukan bahasa-bahasa daerah tetapi satu bahasa yang menyatukan yaitu Bahasa Melayu (Indonesia) Dialek Makassar. Bahasa ini ditandai dari nada penutur (yang cenderung naik) dan pemakaian partikel-partikel : Ki’ ; Di’ ; Ta’ ; Toh; Tauwwa dan Ji’ (fungsinya hampir seperti ‘lah’ atau ‘kah’ atau ‘deh’ atau ‘kok’)

 

Yang jelas, terdapat kata-kata Melayu (indonesia) yang disesuaikan dialek Makassar, misalnya kata dengan akhiran ‘n’ akan diucapkan ‘ng’ ; Misalnya : “Dinging sekali hawanya di’ “. ( Dingin Dinging; Angin Anging),

Nah…tapi kebalikannya…kata-kata dengan akhiran ‘ng’ justru diucapkan ‘n’ seperti ‘Kari Kambin’ bukan ‘Kari Kambing’. Bagaimanapun gejala seperti ini adalah wajar dalam suatu dialek daerah.

Buat orang luar, tentu nggak sulit memahami Bahasa Dialek Makassar ini karena merupakan Bahasa Melayu, hanya ia diucapkan dengan nada tertentu dan agak cepat. Asal mau mendengarkan dengan cukup seksama pasti bisa ‘connect’. Kata-kata asli kadang juga dipakai tergantung lingkungan penuturnya.

Ini saya iseng2 nanya sama teman2 keturunan Bugis & Makassar tentang ANGKA…. Saya bandingkan dengan Bahasa Jawa, Melayu dan Tagalog (My sister in law)… ternyata terlihat pola bahasa Nusantara yang mirip2 satu sama lain…

(take from http://sriandalas.multiply.com)

2 Comments Add yours

  1. zoel says:

    kalo menurut saya kenapa dialeg makassar sering tertukar antara akhiran N dan NG, karena dalam bahasa bugis/makassar tidak terdapat kalimat yang berakhiran N, yang ada hanya NG. padahal dalam bahasa Indonesia, harus menggunakan akhiran N.

    silahkan liat sedikit penjelasan di Blog saya

  2. melayu says:

    bila akan aku sempat pergi ke makasar, bisa menolong kalau melawat sana ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s